Tentang · Kota Lama, Semarang
The Raden Patah Heritage
Hotel bersejarah peninggalan kolonial di jantung Kota Lama.
Cagar Budaya Kota Semarang
Berdasarkan peta Kaart van de Hoofdplaats Semarang en Omstreken, keberadaan bangunan ini telah tercatat sejak 1892. Setelah melintasi berbagai zaman, gedung tersebut tetap berdiri sebagai salah satu bangunan cagar budaya peninggalan kolonial di Kota Semarang.
Garis Waktu
Jejak sejarah bangunan
-
1892
Kaart van de Hoofdplaats Semarang en Omstreken · 1892 Tercatat dalam peta
Bangunan ini tercatat dalam Kaart van de Hoofdplaats Semarang en Omstreken, peta resmi Hindia Belanda. Catatan tersebut menempatkannya di antara bangunan tertua yang keberadaannya terdokumentasi di kawasan ini.
-
1899–1900
Suasana Kota Lama Semarang Berdiri di Kota Lama
Menurut catatan Pemerintah Kota Semarang, bangunan ini diperkirakan didirikan pada rentang 1899–1900, ketika Kota Lama tumbuh sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan kolonial.
-
1928
Semarang dari udara · koleksi Tropenmuseum Saksi pergerakan
Sebagai hotel yang kala itu dikenal dengan nama Hotel Centrum, gedung ini menjadi salah satu ruang pertemuan pada era Sumpah Pemuda, tempat para tokoh pergerakan berjumpa dan bertukar gagasan tentang kebangsaan.
-
Pasca-1945
Bangunan & becak · Kota Lama Bertahan melintasi zaman
Bangunan ini melewati masa kemerdekaan dan berbagai perubahan zaman, tetapi tetap berdiri di sudut Kota Lama. Bersama kota, setiap sudutnya menyimpan lapisan kisah dari masa ke masa.
-
Kini
The Raden Patah Heritage · hari ini Hotel dari masa ke masa
Dahulu dikenal sebagai Hotel Centrum, hotel tersebut kini bernama The Raden Patah Heritage. Fungsinya tetap sama, sementara elemen arsitektur aslinya terus dipertahankan agar para tamu dapat merasakan sejarah bangunan selama menginap.
Pada tahun Sumpah Pemuda 1928, The Raden Patah Heritage pernah menjadi pusat kegiatan politik dan kebudayaan pada masa penjajahan Belanda. Banyak tokoh nasionalis Indonesia seperti Soekarno, Hatta, dan Ki Hadjar Dewantara pernah berkunjung ke Gedung Raden Patah dan mengadakan pertemuan.SPBE Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang
Arsitektur
Langgam Indies
Bangunan ini menampilkan gaya arsitektur Indies, perpaduan unsur Eropa dengan rancangan yang menyesuaikan iklim tropis Hindia Belanda. Gaya tersebut berakar kuat pada langgam Neo-Klasik, dengan keharmonisan, simetri, dan proporsi yang merujuk pada seni Yunani dan Romawi kuno.
Di Hindia Belanda, langgam tersebut kemudian diterapkan oleh pembangun setempat yang dikenal sebagai para anemer. Tidak seluruh unsur Neo-Klasik diterapkan secara utuh, terutama dalam hal proporsi, tetapi pengaruhnya tetap terlihat pada detail bangunan hingga hari ini.
- GayaIndies
- PengaruhNeo-Klasik
- PrinsipHarmoni · Simetri · Proporsi
- Ciri khasBeranda peneduh tropis
Galeri
Ruang dan detail bangunan
Lingkungan
Di sekitar Kota Lama
Sejak abad ke-18 hingga awal abad ke-20, Kota Lama Semarang menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan kolonial. The Raden Patah Heritage berdiri tepat di tengah kawasan ini, dikelilingi bangunan era kolonial yang kini dikenal sebagai ikon wisata.
Dalam beberapa dekade terakhir, kawasan ini telah direvitalisasi sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya. Gereja tua, kedai kopi yang telah lama dikenal, dan Stasiun Tawang hanya berjarak beberapa langkah dari hotel. Kedekatan ini menghadirkan nostalgia perjalanan ala Eropa di jantung Semarang.